Apakah kasus gagal bayar di asuransi Jiwasraya dan Bumiputra bisa terjadi di asuransi swasta seperti Prudential?

Secara teori bisa dan peluangnya lebih besar di produk Bankassurance.

Logikanya seperti ini.

Ketika Bankassurance berani menjanjikan return diatas bunga deposito katakanlah return-nya 7% pertanyaannya adalah bagaimana perusahaan asuransi akan memperoleh return yang tentu saja harus lebih besar dari 7% biar perusahan untung.

Kalau bank sudah jelas mereka akan membebankan bunga yang lebih besar kepada kepada nasabah yang berhutang.

Lalu bagaimana dengan perusahaan asuransi ?

kalau dari ucapan mantan dirkeu Jiwasraya Harry Prasetyo malam ini di ILC , dia mengatakan ada dua cara perusahaan investasi bisa terus berjalan :

  1. Investasi di saham yang memberikan Gain yang besar , yang pasti saham yang beresiko tinggi. Dan bukan Bluechip tentunya.
  2. Premi dari nasabah baru

Keanehannya adalah investasi saham itu tidak ada yang pasti apalagi investasi di saham yang beresiko tinggi.

Ketika investasi tersebut gagal maka perusahaan akan merugi , terus bagaimana perusahaan dapat membayar klaim nasabahnya, ya tentu saja dari uang premi nasabah baru.

Jika kerugian ini terjadi terus menerus maka model bisnis yang terjadi tidak jauh beda dengan skema Ponzi.

Coba lihat lagi ucapan Rizal Ramli malam ini di ILC

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.